Thursday, August 18, 2011

BUKTI ISLAM LEBIH BENAR DARI PADA AGAMA-AGAMA YANG ADA

Bukti islam agama yang benar

Lazimnya, kita berislam hanya mengikuti orang tua. Selanjutnya kita tidak pernah berfikir apakah agama itu benar atau salah. Biasanya orang mengatakan bahwa islam kita seperti ini adalah islam keturunan. Sehingga setelah sadar akan kedudukan kita sebagai Hamba Allah yang patut bersyukur atas nikmatNya, maka kita memulakan diri untuk mempelajari islam, selanjutnya kita dapat mengenal islam dan mengamalkannya.

Maka pada tahap ini, kita boleh disebut berislam dengan ilmu. Inilah perkara yang diinginkan Allah, yaitu berislam dengan ilmu, karena ilmu inilah yang akan membawa pemiliknya kepada iman, berserah diri kepada Allah dan tidak mensyirikkanNya dengan mengikuti sunnah NabiNya saw.

Jika kita lahir di timur dari keluarga islam, maka kita islam.
Jika kita lahir di barat dari keluarga christian, maka kita christian.
Jika kita lahir di Himalaya dari keluarga budha, maka kita jadi bhisksu.

Jadi, dalam pembahasan manakah agama yang benar diantara agama-agama yang ada, kita tidak bisa hanya berhujah dengan keyakinan saja, tetapi harus dibuktikan dengan bukti kebenaran fakta dan aqal sesuai dengan fitrah kemanusaian.
.
Jika Islam benar, apa buktinya?
Jika Christian benar, apa buktinya?
Jika hindu benar, apa buktinya?
Jika budha benar, apa buktinya?

Untuk membuktikan sebuah agama benar, maka tak boleh dilihat dari kesalahan ummatnya, kerana ummat tetaplah manusia yg tak sempurna.

Jika di negeri muslim ramai orang miskin yg beragama islam, maka itu tak berarti islam buruk, kerana di philipin yg miskin sangat agamanya ialah katholik.

Jika di negeri muslim ramai pesalah/penjahat di penjara yg beragama islam, maka tidak berarti islam buruk, kerana di brazil, venezuela, mexico, argentina yg menjadi pesalah/napi di penjara ialah beragama christian atau katholik.

Pembuktian sebuah agama benar juga tidak boleh dilihat dari pendapat orang, kerana lain orang lain fikiran, & ada ramai pendapat orang dimuka bumi ini yg satu sama lain berbeda.

Pembuktian sebuah agama benar wajib dilihat dari konsep keTuhanan, nabi sebagai utusan Tuhan dan kitabnya.

Jika memang Dia adalah Tuhan yang benar, maka wajib memiliki sifat : Esa/ tungggal, berkuasa, kekal dan tidak menyerupai makhluk ciptaanNya.

Begitu juga jika ia Nabi yang benar maka wajib terjaga dari kesalahan, manusia biasa, dan mempunyai mukjizat.

Jika kitabnya benar maka kitab itu harus sempurna dan lengkap, tidak ada kekeliruan , tidak ada perubahan , dan sebagai wahyu dari Tuhan.
Dalam memilih dan menentukan manakah agama yang benar, ada beberapa aspek yg perlu diambil perhatian:

1) Konsep ketuhanan.

Tuhan yang benar adalah tuhan yang esa/ tunggal. Jika Tuhan lebih dari satu, maka akan menolak fitrah aqal kemanusiaan, karena apapun kepemimpinan didunia ini yang diterima oleh manusia harus satu orang, begitu juga dengan kewujudan Tuhan yang harus tunggal.Tuhan harus berkuasa, kekal abadi dan tidak menyerupai makhluk serta mempunyai utusan.

2) Kenabian.

Tuhan yang berkuasa tidak pergi sendiri ke pada makhluknya untuk menjelaskan agamaNya. Tuhan wajib mempunya seorang utusan dari kalangan manusia yang disebut Nabi. Nabi seharusnya terjaga dari kesalahan, manusia biasa yang tidak mepunyai sifat ketuhanan, dan Nabi harus mempunyai mukjizat.

3) Kitab.

Tuhan wajib mempunyai kitab yang berisi perkataan Tuhan atau firmanNya ( wahyu ). Kitab yang benar adalah lengkap dan sempurna, tidak mempunyai kekurangan, tidak ada perubahan, tetap irisinil atau asli dari ia diturunkan hingga sekarang,dan bukan hasil buatan/ rekaan atau ucapan manusia.

Untuk melihat sedikit perbandingan agama-agama yang ada dan membuktikan bahwa Islam adalah agama yang benar secara singkat, maka bisa di perhatikan uraian dibawah ini :

1. ‘AQIDAH KETUHANAN

( Tuhan yang benar itu adalah yang ESA/ TUNGGAL, BERKUASA, KEKAL ABADI, DAN TIDAK MENYERUPAI MAKHLUK. MEMPUNYAI UTUSAN )

ISLAM: Di dalam agama Islam masalah ‘aqidah ketuhanan terlihat jelas pada prinsip ajaran Tauhid, yaitu hanya Alloh semata Tuhan seluruh alam semesta, sehingga yang ber-hak untuk disembah pun hanya Alloh semata.
YAHUDI: Agama Yahudi meyakini keesaan Alloh dalam ketuhanan Nya, namun umat Yahudi meyakini bahwa Alloh memiliki putera, yaitu Uzair. Sehingga dalam peribadatannya selain menyembah Alloh, mereka juga menyembah Uzair atau Ezra.

KRISTEN( Protestan ): Agama Kristen Protestan adalah sempalan dari agama Ka tholik. Umat Protestan mengaku mengesakan Tuhan, namun dalam keesaan yang berbilang, yaitu Tuhan itu Esa namun terdiri dari 3 oknum, yaitu Alloh ( Tuhan Bapa ), ‘Isa atau Yesus ( tuhan anak ) dan Roh Qudus, yang kemudian disebut dengan Trinitas atau Tritunggal. Sehingga dalam peribadatannya mereka menyembah kepada semua oknum tuhan tersebut.

Kalau didalam Agama Islam jelas tidak rumit dan juga rasional Bahwa Tuahan (Allah SWT) itu Esa dan serba Maha Dalam Qs 112 Alkhlash Tuhan (Allah) itu Maha Esa Dialah tempat bergantung(meminta pertolongan Dia tidak beranak dan tidak pula di peranakan dan tidak ada yang setara dengan Dia.

Dalam Agama Kristen kita kenal Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Roh Kudus yang ketiganya adalah satu di sebut trinitas atau sekarang di sebut Tri tunggal, satu tambah satu di tambah satu sama dengan satu dan menurut saya dari situ saja sudah tidak rasional, tapi tetap harus kita hormati karena Islam yang mengajarkan demikian. Masalah Yesus sebenarnya dikalangan Grejapun banyak sekali perdebatan mengenai Ketuhanan yesus, dan sebenarnya kalau kita mau jujur dalam Al-kitab sendiri Dari Kejadian sampai Wahyu tidak ada pernyatan dari Yesus sendiri AKU INI ADALAH TUHAN SEMBAHLAH AKU kalau memang dia itu Tuhan mustinya kan harus ada pernyataan pernyataan dari dia sendiri bahwa dia itu Tuhan seperti didalam Al-Quran jelas QS 20 14 “Akulah Sesungguhnya aku ini Allah tidak ada Tuhan selain yang Hak selain Aku dan diriklanlah solat untuk mengingtKu”.

YESUS MENGAKU UTUSAN:

MATIUS10:40 “Barang siapa menyambut aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku”.
MARKUS 9:37 “Dan barang siapa menyambut Aku, bukan aku yang disambut tapi Dia yang mengutus Aku” dan didalam Yohanes 5:37, Yohanes 7:16, Yohanes 14:24 dll Bahkan dalam MATIUS 15:24 Yesus mengatakan bahwa Dia Diutus hanya untuk orang israel dan didalam Alkitabpun tdak ada Kemahan didalam diri Yesus.

KATHOLIK: Agama Katholik adalah sempalan dari agama Ortodox. Umat Katholik mengaku mengesakan Tuhan dengan keesaan yang berbilang yang tercermin dalam ajaran Trinitas atau Tritunggal, yaitu : Tuhan Bapa, tuhan anak dan Roh Qudus. Selain itu mereka juga menyembah Bunda Maria.

HINDU: Agama Hindu menetapkan Tuhan tertingginya adalah Iswara atau Trimurti yang terdiri dari Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Ciwa. Namun dalam peribadatannya umat Hindu terbelah-bagi, sebagian ada aliran yang me-nyembah Brahma, ada yang menyembah Wisnu dan ada pula yang menyembah Ciwa. Agama Hindu Bali ( Gama Bali ) termasuk yang menyembah Ciwa. Selain itu mere-ka juga menyembah dewa-dewi lainnya yang jumlahnya sangat banyak.

BUDHA: Agama Budha pada asalnya hanya merupakan ajaran filsafat kehidupan. Namun sepeninggal Sidharta Gautama agama Budha mulai berbicara mengenai ketuhanan. Tuhan tertinggi menurut Umat Budha adalah Sang Hyang Adhi Budha. Selain itu, umat Budha mengimport pula dewa-dewi yang lainnya baik yang berasal dari agama Hin-du atau dari ajaran Animisme China. Dan dalam perkembangannya, Shidarta Gautama dan orang-orang suci yang dianggap telah mencapai derajat kebudhaan ikut pula disembah.

2.SIFAT-SIFAT TUHAN

( Tuhan yang benar itu adalah yang ESA/ TUNGGAL, BERKUASA, KEKAL ABADI, DAN TIDAK MENYERUPAI MAKHLUK, MEMPUNYAI UTUSAN )

ISLAM: Dalam ajaran agama Islam, Alloh memiliki sifat-sifat yang mulia dan sempurna yang tidak mungkin diserupai oleh siapa pun. Yaitu sifat-sifat yang tersebut dalam Al-Qur’an dan hadits-hadits yang shohih, tanpa menyerupa kan dengan si-fat-sifat makhluk dan tanpa menta’wilkan-nya ( memalingkan maknanya ).
YAHUDI: Dalam ajaran Yahudi, Alloh dianggap memiliki sifat-si- fat yang kurang sempurna, seperti kikir, bodoh, faqir dan lain-lainnya.

KRISTEN: Dalam ajaran Kristen, baik Protestan maupun Katholik, Alloh adalah sosok yang biasa digambarkan dalam wujud manusia atau diserupakan dengan bentuk manusia.

HINDU: Dalam agama Hindu, dewa-dewa mereka memiliki sifat-sifat yang serba kekurangan, sifat yang ada pada suatu de wa terkadang tidak dimiliki oleh dewa yang lainnya. Se-lain itu, penganut Hindu juga menggambarkan dewa-de-wi mereka dengan berbagai bentuk, ada yang berbentuk manusia dan ada pula yang berbentuk hewan, ada yang tampan atau cantik, tapi ada juga yang jelek dan kejam.

BUDHA: Dalam agama Budha, Tuhan atau dewa tertinggi mereka digambarkan sebagai seorang yang berbentuk manusia se dang duduk bersila dengan bertelanjang dada. Dan sifat-sifat dewa-dewi lainnya sama dengan agama Hindu, yai-tu ada yang tampan atau cantik, namun ada pula yang bu-ruk rupa.

3.KENABIAN

( NABI YANG TERJAGA DARI KESALAHAN, MANUSIA BIASA TIDAK MEMPUNYAI SIFAT KETUHANAN, MEMPUNYAI MUKJIZAT )

ISLAM: Agama Islam meyakini bahwa sosok para nabi adalah pri badi pilihan yang terjaga dari segala macam sifat tercela, bahkan sebelum mereka diangkat menjadi nabi. Namun demikian, para nabi adalah manusia biasa yang tidak me-miliki sifat-sifat ketuhanan.

YAHUDI: Agama Yahudi banyak memberikan sifat-sifat yang tercela kepada para nabi, seperti : pemabuk, pezina, mata ke-ranjang dan lain-lain, baik sebelum maupun setelah men-jadi nabi. Bahkan mereka tak segan-segan membunuh pa ra nabi yang tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka.
KRISTEN( Protestan ): Agama Kristen Protestan membolehkan seorang nabi memiliki masa lalu yang buruk, sebagaimana Rosul Paulus yang mantan musuh besar Nabi ‘Isa.

KATHOLIK: Agama Katholik selain membolehkan seorang nabi memiliki masa lalu yang buruk, mereka juga mengkultuskan para nabi, bahkan memberikan sebagian sifat Tuhan kepa da para nabi.

HINDU: Agama Hindu tidak mengakui adanya para nabi. Mereka hanya percaya kepada para Reci yang bertapa dan menda pat wangsit berkenaan dengan agama mereka.

BUDHA: Agama Budha juga tidak mengenal adanya para nabi. Mereka hanya mengakui adanya orang-orang suci yang berupaya mencapai tingkat kebudhaan.

4.KITAB SUCI

( Kitab yang benar itu adalah LENGKAP DAN SEMPURNA, TIDAK ADA KEKELIRUAN, TIDAK ADA PERUBAHAN, WAHYU DARI TUHAN, ORISINIL ATAU ASLI DAN BUKAN REKAAN ATAU BUATAN/ UCAPAN MANUSIA)

ISLAM: Dalam agama Islam, kitab suci Al-Qur’an adalah firman Alloh, bukan buatan atau rekaan Nabi Muhammad shol lallohu ‘alaihi wa sallam yang mesti diriwayatkan secara mutawatir sebagaimana aslinya. Ada pun perkataan Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam adalah hadits, yang hadits pun mesti diriwayatkan secara shohih atau hasan.

YAHUDI: Dalam agama Yahudi, kitab suci mereka telah musnah ketika perkampungan mereka diserbu oleh Bukhtunshir. Penulisan kembali kitab TAURAT dan TALMUD tidak lagi diketahui penulisnya dan waktu penulisannya.

KRISTEN( Protestan ): Dalam agama Kristen Protestan, kitab suci mereka yaitu Injil versi King James, tidak lagi orisinil. Di samping pe-riwayatannya yang tidak mutawatir, bahkan tidak shohih, yang berbahasa aslinya pun tidak lagi diketahui. Bahkan dimungkinkan bagi mereka untuk melakukan revisi pada Injil-Injilnya tersebut.

KATHOLIK: Dalam agama Katholik, kitab suci mereka yaitu Injil ver-si Douay tidak lagi orisinil. Karena periwayatannya yang tidak mutawatir, bahkan tidak shohih, yang berbahasa aslinya pun tidak lagi diketahui. Selain itu, Injil versi Katholik banyak mengalami penambahan yang tidak ada pada Injil versi Protestan.

HINDU: Kitab suci agama Hindu yaitu Veda, tidak hanyalah ki-dung-kidung gubahan para reci dan pertama yang dibuku kan tanpa diketahuo penulis dan waktu ditulisnya. Bahkan tidak semua orang Hindu diizinkan mendengar dan membaca kitab Veda, yaitu Kasta Brahmana, Ksatria dan Waisya. Sedangkan kasta Sudra dan Paria dilarang keras mendengarkan Veda.

BUDHA: Kitab suci agama Budha yaitu Tripitaka hanya khutbah-khutbah Sidharta Gautama yang ditulis ¾ abad sepening-gal Sidharta, itu pun belum lengkap. Ditulis baru secara lengkap sekitar 4 abad setelah meninggalnya Sidharta. Dengan demikian kitab suci Tripitaka bukan wahyu.




23 comments:

  1. HAHA....
    Sangat memihak!

    Artikel anda ini sangat berguna untuk menyesatkan org yang pemahaman imannya masih lemah, tapi saya yg tahu seperti apa Muhammad hidup, dan ber"karya", Saya merasa bangga menjadi seorang pengikut KRISTUS!

    Anda menyatakan bhw:
    "Kitab yang benar adalah lengkap dan sempurna, tidak mempunyai kekurangan, tidak ada perubahan, tetap irisinil atau asli dari ia diturunkan hingga sekarang,dan bukan hasil buatan/ rekaan atau ucapan manusia"

    Tidakkah anda sadari bahwa kata2 ini justru menunjuk pada Al'Quran saudara? Silakan pelajari lagi!

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHA ,
      Anda itu yang seharusnya pelajari dulu.
      KRISTUS itu juga manusia biasa.Manusia yang Diwahyu kan oleh ALLAH SWT.BUKAN ANAK , BUKAN SAUDARA , BUKAN ADA PERTALIAN APAPUN.
      Dalam agama anda memberi kenyataan bahwa Yesus dihantar oleh Bapaknya? kenapa ngak Bapaknya sendiri yang turun ke dunia ?Kejam nya Bapak membiarkan Anaknya sasorg.

      Delete
    2. Islam mempunyai toleransi yang kuat saya beragama Islam,terserah agama dihina terserah mungkin dia belum tau yang mana benar Dan mana yang salah jika mau berdebat dengan saya silahkan bertemu saya. Jl.fatmawati no. 32 semarang

      Delete
  2. Anda diajarkan untuk tidak berpikir.
    Terima saja apa yg dikatakan "nabi" saudara!
    Bahkan ketika turun perintah yang baru, yang membatalkan ayat yang lama! Dimanakah konsistensinya?

    Perlukah sy berikan contohnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. ANDA juga tidak berpikir?
      terima saja apa yang dikatakan YESUS anda?
      bukankah dia juga bisa bohong?
      berkata dusta?Jika ANDA menyankal tentang KITAB AL-QURAN.gimana jika saya bertanya tentang BIBLE?adakah satu pembohongan juga?beri bukti duluan sih gimana BIBLE ada d muka bumi ini.Lol

      Delete
  3. Ini sekedar sharing aja islam menghargai toleransi.Islam mengajarkan untuk berfikir mengapa? semua yang di ajarkan islam ada semuanya dalam kehidupan ini, tak ada satupun kegiatan manusia yang tak dibahas dalam islam sampai2 membhas juga kehidupan setelah mati,Terus bagi non muslim kalo menyalahkan Muhamad sebagai nabi palsu anda pasti tidak memepelajari Muhamad,apakah anda berani bersumpah kalo muhamad itu palsu?Islam datang dengan damai dan tidak memaksa, mungkin orang non menganggap islam itu teroris. itu salah besar dalam ajaran islam tak satupun ajaran mengajak jadi teroris,Para teroris hanyalah orang bodoh dan dendam membabi buta terhadap amerika yang semena mena kepada timur tengah yang mayoritas islam sebenarnya kalo AS tidak macam2 pasti cinta damai,Sekali lagi ini tidak mengajak merusak Bhineka tunggal ika

    ReplyDelete
  4. Semua agama sama baiknya bagi masing2 pemeluknya.. tinggal dilaksanakan saja intisarinya...

    http://agamahindu9.wordpress.com/2012/06/14/ilmu-pengetahuan-abadi-universal-sepanjang-masa/

    ReplyDelete
  5. http://trulyislam.blogspot.com/2009/01/pembantaian-hindu-dan-budha-islam.html

    ReplyDelete
  6. tulisannya bias, ga dilihat secara jujur dan diteliti kebenarannya. kenapa karena dari semua sumber yg saya terima muhammad ga sesuci yg situ bilang, liat lg qurannya, quran sendiri ga bs dibilang highly reserve, might if you dig deeper you will find the truth, try to start with watching the video the original burn the quran day in youtube.

    ReplyDelete
  7. muhammad ga suci ente bilang? lu baca makanya sirah rasul!,ada ga hal kotor yang dilakukan nabi?

    ReplyDelete
  8. ga ada krn semua hal kotor dilakukan dlm nama allah,ga tau allah mana? apperently allah loves him that much whatever he desired will be granted makes me curious kenapa ga allah ngabulin keinginan terbesar nabinya mati jihad(shahih al bukhari 2797) instead mati diracun http://www.youtube.com/watch?v=Ica84DxQhrI

    ReplyDelete
  9. http://answering-islam.org/Silas/mo-sinner.htm proof muhammad is like other men, a sinner http://answering-islam.org/Silas/mo-sinner.htm
    Proof quran is a man written not author by god/ or the god of muslim is inconsistent god therefore you just cant find the true God in it or even trust your life to him http://www.answering-islam.org/Quran/Contra/index.html
    abraham built the kaaba think again?
    http://www.answering-islam.org/authors/toler/abraham_kaaba.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. As we are only a human who cannot logically know what is God willed to us and He acted thing without we know anything where will we brought. I believe Allah have a plan for every single thing happened in this life. To Christian to moslem to every religion. We are a mere human being just do the best and believe Allah will do the rest

      Delete
  10. one more thing, does sun set in muddy pool? seriously? haha it's 2012 we dont believe in myth, without look into the evidences. will you believe your mom a whore when the whole evidence said otherwise just because the one who tell you seems like a honest, and good man, adakan nasehatnya dont judge the book by it cover. you might trust the wrong guy!

    ReplyDelete
  11. Tuhan tertinggi agama Hindu bukan Dewa-Dewa tapi Om atau Brahman. Dewa-dewa hanya manifestasi Tuhan. Tujuan agama Hindu adalah Moksa (surga abadi) bukan surga sementara. 7 tingkat surga adalah surga sementara.

    ReplyDelete
  12. Memang untuk perbandingan agama tidak bisa diuraikan sehalaman saja, sebab semua pemeluk agama akan selalu membenar dan membela apa yang dia anut apa yang disebut taklid, yang sebaiknya fanatik membela dan membenarkan agama kita dengan ilmu dan akal yang benar
    Pada hakikatnya agama samawi itu sumber wahyunya sama yaitu dari Allah (bahasa arab), tapi oleh pemuka umat dalam perjalannya diubah dan ada yang disembunyikan, maka itulah semua nabi meurut alqur'an disebut beragama islam dan ini akan dapat dibuktikan bila the dead see scroll dibuka dan dianalisa secara jujur dan transparant. Belajar akidah sebaiknya kita belajar kepada nabi Ibrahim, yang tersimpul didalam ayat al ikhlas yaitu Allah itu "TIDAK MENYERUPAI MAKHLUK" DAN MAHA ESA BAIK DARI SEGI SIFAT, ZAT DAN PERBUATAN. MUDAH-MUDAHAN DAPAT DIRENUNGKAN.

    ReplyDelete
  13. Allahu Akbar...Allahu Akbar...ga usah diperpanjang lagi perdebatan ini...kita khan masih hidup semua,setelah kita mati dan dunia kiamat ....baru kita akan lihat kelak siapa yang akan menempati surga..penghuninya dari pemeluk agama mana...sampai jumpa di hari pembuktian

    ReplyDelete
  14. aku mengklaim dapat menyanggah konsep maha dan tak terbatas pada agama dan filsafat setelah dihubungkan dengan proses belajar, ruang, dan keberuntungan.
    http://happenfuturekritikmaha.blogspot.com/2013/02/kritik-terhadap-konsep-maha-pada-agama.html

    I claim to refute the concept of infinite and unlimited on religion and philosophy after being linked with the process of learning, space, and good luck.
    http://happenfuturekritikmaha.blogspot.com/2013/02/critique-of-concept-of-infinite-on.html

    ReplyDelete
  15. MARI BERSATU KEPADA ALLAH (TUHAN) YANG SATU!
    Yang menciptakan dirimu dan diriku. Yang menciptakan langit dan bumi serta segala isinya
    Sesungguhnya Rabbku (Tuhanku) dan Rabbmu (Tuhanmu) adalah Rabb (Tuhan) Yang Satu. (QS. 3:64)

    Janganlah kamu saling berbantah-bantah dalam urusan agama. (QS. 3:19)
    Sesungguhnya masing-masing agama telah Allah (Tuhan) tentukan syariat-syariatnya. (QS. 22:67)
    Tiap-tiap agama (aturan/hukum) yang diturunkan Allah adalah untuk keselamatan.
    Marilah kembali menta’ati Kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para Nabi yang ajakannya dan seruannya adalah untuk keselamatan diri-dirimu agar kamu semua berada dalam Keselamatan (ISLAM)
    Diinullah – Diinul Islam (Hukum Allah – Hukum yang selamat).

    LAKSANAKAN DINULLAH (KETETAPAN KETENTUAN HUKUM) ALLAH
    SEBELUM DATANG AZAB ALLAH KEPADAMU
    Agar Allah menurunkan keberkahan dari bumi dan langit untuk negeri ini yaitu kemakmuran dan kedamaian serta keselamatan untuk sekalian alam. (QS. 7:96)

    Marilah dalam satu kalimat! – “TIADA ILAH (TUHAN) SELAIN ALLAH” –

    ReplyDelete
  16. Untuk ku agamaku
    Dan untuk mu agamamu..
    Q,s al kafirun

    ReplyDelete
  17. ” dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia.” ( QS : 112 : Surat : Al Ikhlash Ayat 04 ) dimaksudkan di ayat itu ialah ALLAH SWT, yang maha kuasa diatas kekuasaan dimanapun,,

    ReplyDelete